• Selasa, 25 Agu 2026
Kodim 0730/Gunungkidul bersama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Padukuhan Gabugan I, Kalurahan Songbanyu, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul.

Gunungkidul – Kodim 0730/Gunungkidul bersama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Padukuhan Gabugan I, Kalurahan Songbanyu, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan saat musim kemarau.

Komandan Kodim (Dandim) 0730/Gunungkidul, Letkol Inf. Alfian Yudha Praniawan, mengatakan dropping air bersih dilakukan melalui kerja sama antara Kodim, Pemerintah Daerah, dan BPBD. Di tingkat wilayah, pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Koramil bersama pemerintah kapanewon, Polsek, pemerintah kalurahan, serta berbagai unsur masyarakat.

“Ini merupakan kerja sama antara Kodim dengan Pemerintah Daerah dan BPBD. Di wilayah, Koramil berkoordinasi langsung dengan kapanewon, Polsek, lurah, serta unsur-unsur yang selama ini rutin membantu masyarakat. Kegiatan ini akan terus kami laksanakan secara bergantian hingga memasuki musim penghujan,” ujar Dandim.

Selain membantu pemenuhan kebutuhan air bersih, Kodim 0730/Gunungkidul juga terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan yang kerap terjadi saat musim kemarau. Menurut Dandim, salah satu penyebab kebakaran adalah kebiasaan sebagian masyarakat membuka lahan dengan cara membakar.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kodim bersama Polres Gunungkidul, BPBD, dan Dinas Pemadam Kebakaran secara rutin melaksanakan patroli, pemantauan, serta memberikan respons cepat apabila terjadi kebakaran.

“Kami bersama Polres, BPBD, Damkar, dan pemerintah daerah selalu melaksanakan patroli dan pengecekan. Jika terjadi kebakaran, kami segera membantu penanganannya dengan melibatkan masyarakat. Kami juga terus memberikan edukasi agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan,” katanya.

Edukasi tersebut disampaikan melalui tokoh masyarakat, pamong kalurahan, hingga sekolah-sekolah agar kesadaran terhadap bahaya kebakaran dapat ditanamkan sejak dini.

Dandim menjelaskan hampir seluruh wilayah Gunungkidul memiliki potensi mengalami kekeringan. Namun, tingkat kerawanannya berbeda-beda karena sebagian wilayah telah terlayani jaringan PDAM maupun sumur bor, sementara wilayah lain masih mengalami keterbatasan akses air bersih akibat kondisi geografis.

“Hampir seluruh wilayah Gunungkidul memiliki kerawanan kekeringan. Bedanya, ada daerah yang sudah terbantu oleh jaringan PDAM atau sumur bor, sementara ada yang belum karena jaringan belum menjangkau atau kondisi pengeboran sumur yang terlalu dalam,” jelasnya.

Kodim 0730/Gunungkidul, lanjut Dandim, siap mendukung setiap kegiatan kemanusiaan yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. Setiap kali ada kegiatan distribusi air bersih, Kodim selalu menyiapkan armada tangki untuk membantu proses penyaluran.

Antusiasme masyarakat tampak tinggi selama kegiatan berlangsung. Warga berbondong-bondong membawa berbagai wadah untuk menampung air bersih yang didistribusikan dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian seluruh pihak yang terlibat.

Salah seorang warga Gabugan, Triyanto, mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0730/Gunungkidul atas bantuan air bersih yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0730/Gunungkidul atas bantuan air bersih kepada warga. Semoga bantuan yang diberikan menjadi berkah bagi kami semua,” ujar Triyanto.

30+ Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *