• Rabu, 4 Mar 2026
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih memimpin apel pegawai perdana tahun 2026 di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul, Senin, (5/1/2026).

Memasuki tahun 2026, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menegaskan arah kerja pemerintah daerah pada pembenahan birokrasi, peningkatan disiplin ASN, serta percepatan layanan publik berbasis digital. Komitmen tersebut disampaikan saat memimpin apel perdana ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul, Senin (5/1/2026).

Bupati menekankan bahwa tahun baru harus menjadi titik balik perubahan cara kerja aparatur, di mana pekerjaan tidak sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk pengabdian yang dijalankan secara profesional dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Salah satu fokus awal adalah merebranding wajah Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, dimulai dari penataan lingkungan kantor, kebersihan, hingga kedisiplinan pengelolaan sampah. ASN diminta membiasakan pemilahan sampah organik dan non-organik, sekaligus merawat fasilitas kantor sebagai cerminan etos pelayanan publik.

“Percuma kita berteriak Jumat Bersih jika sampah masih menggunung di depan pintu sendiri,” tegas Bupati dikutip dari gunungkidulkab.go.id.

Di sisi pelayanan, Bupati mendorong peningkatan kompetensi ASN dan optimalisasi teknologi digital, termasuk penggunaan tanda tangan elektronik melalui aplikasi Srikandi, agar proses administrasi tetap berjalan cepat dan efisien meskipun pimpinan tidak berada di tempat.

Memasuki 2026, Bupati memastikan struktur jabatan strategis mulai dari asisten, staf ahli, hingga kepala OPD telah terisi. Ia juga menegaskan akan lebih sering turun ke lapangan untuk melakukan monitoring, evaluasi, dan koreksi kebijakan secara langsung.

“Saya ingin memastikan kebijakan benar-benar berjalan di lapangan, bukan hanya berhenti di rapat atau pidato,” ujarnya.

Rebranding Pariwisata Gunungkidul: “The Vibes of Paradise

Arah pembenahan di 2026 tidak hanya menyasar birokrasi, tetapi juga sektor pariwisata. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memilih cara berbeda dalam menyambut pergantian tahun dengan menggelar malam refleksi di Pantai Sepanjang, Rabu (31/12/2025), yang diisi peresmian infrastruktur jalan dan kios, aksi kemanusiaan, serta peluncuran wajah baru pariwisata bertajuk “The Vibes of Paradise.”

Bupati menyebut pembangunan jalan dan kios di kawasan Pantai Sepanjang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan akses ekonomi sekaligus kenyamanan wisatawan. Penataan ini ditargetkan membuat kawasan pantai lebih tertib, dengan relokasi pedagang ke lapak yang lebih layak dan bersih.

“Peresmian kios-kios ini diharapkan menjadi ruang tumbuh UMKM dan pelaku wisata lokal agar berkembang secara berkelanjutan,” kata Bupati Endah.

Peluncuran “The Vibes of Paradise” disebut sebagai rebranding pariwisata Gunungkidul yang merepresentasikan harmoni antara alam, budaya, dan kenyamanan pengunjung. Branding ini juga menjadi respons atas tantangan era digital, di mana citra destinasi sangat ditentukan oleh pengalaman wisatawan.

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya menghapus praktik pungutan liar dan biaya sewa yang tidak transparan. Pantai Sepanjang diproyeksikan menjadi contoh kawasan pantai yang ramah wisatawan dan dapat direplikasi di destinasi lain di Gunungkidul.

Selain pembangunan ekonomi, isu lingkungan juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah terus mendorong pelestarian alam melalui pengelolaan sampah, reboisasi, dan perbaikan saluran air menuju laut untuk mencegah banjir dan kerusakan ekosistem

30+ Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *