• Rabu, 4 Mar 2026
Ilustrasi gelombang laut di pesisir selatan Gunungkidul. BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang setinggi 1,25–2,5 meter di perairan Gunungkidul selama libur terakhir sebelum aktivitas kembali normal.

Gunungkidul.net — Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 masih menyisakan satu hari sebelum aktivitas sekolah dan kerja kembali normal pada awal pekan. Namun, bagi wisatawan yang masih berencana berlibur ke kawasan pantai Gunungkidul pada Minggu, 4 Januari 2026, perlu meningkatkan kewaspadaan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY melalui akun resmi @infobmkgyia mengeluarkan informasi tinggi gelombang disertai peringatan dini gelombang tinggi di perairan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), termasuk perairan Gunungkidul, yang berlaku mulai Minggu, 4 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga Rabu, 7 Januari 2026 pukul 07.00 WIB.

Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan DIY Berlaku mulai Esok Hari, Minggu 04 Januari 2026 Pukul 07.00 WIB hingga Rabu 07 Januari 2026 Pukul 07.00 WIB,” tulis BMKG DIY.

Siklon Tropis Picu Cuaca Laut Tidak Kondusif

BMKG menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi oleh terpantau adanya Siklon Tropis IGGY di wilayah Samudra Hindia selatan Pulau Jawa. Selain itu, terdapat pula pola konvergensi atau pertemuan angin di sepanjang Pulau Jawa yang berpotensi meningkatkan curah hujan di wilayah perairan DIY.

Arah angin umumnya bertiup dari barat daya hingga barat laut, dengan potensi pertumbuhan awan hujan yang dapat terjadi pada siang hingga malam hari di wilayah DIY, serta pagi hari di wilayah selatan DIY, termasuk kawasan pesisir Gunungkidul.

Berdasarkan peta prakiraan BMKG 4 Januari 2026, tinggi gelombang di perairan selatan Gunungkidul diperkirakan berada pada kategori sedang, yakni 1,25–2,5 meter. Meski tidak masuk kategori ekstrem, kondisi ini tetap berisiko bagi wisata bahari dan aktivitas nelayan, terutama di tengah tingginya kunjungan wisatawan pada sisa libur akhir tahun.

Tangkapan layar peta prakiraan tinggi gelombang laut yang dirilis BMKG DIY untuk wilayah Samudra Hindia selatan DIY, termasuk pesisir Gunungkidul.

Tangkapan layar peta prakiraan tinggi gelombang laut yang dirilis BMKG DIY untuk wilayah Samudra Hindia selatan DIY, termasuk pesisir Gunungkidul.

Potensi tinggi gelombang tinggi berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan, antara lain:

  • Perairan Kulon Progo

  • Perairan Bantul

  • Perairan Gunungkidul

  • Samudra Hindia selatan DIY

Kondisi ini berisiko terhadap aktivitas wisata bahari, nelayan, hingga pengguna perahu wisata di kawasan pantai selatan.

Imbauan untuk Wisatawan di Hari Terakhir Libur

Dengan masih tingginya minat wisatawan mengunjungi pantai-pantai Gunungkidul pada hari terakhir libur, juga peringatan dari BMKG di atas, masyarakat dan wisatawan Gunungkidul hendaknya tidak berenang atau bermain terlalu ke tengah laut, menghindari aktivitas wisata laut saat kondisi gelombang meningkat, mematuhi rambu peringatan dan arahan petugas di kawasan pantai dan selalu memantau informasi cuaca terkini dari kanal resmi BMKG YIA.

BMKG menegaskan, meski libur Nataru hampir berakhir, keselamatan tetap menjadi prioritas utama, terutama di wilayah pesisir yang rentan terhadap perubahan cuaca ekstrem.

Dengan kewaspadaan bersama, libur terakhir di Gunungkidul diharapkan tetap aman sebelum masyarakat kembali menjalani rutinitas sekolah dan pekerjaan pada awal pekan.

30+ Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *