
Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat padukuhan terus dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya terlihat dari keterlibatan Babinsa Koramil 01/Wonosari Kodim 0730/Gunungkidul, Serda Waskuadi, dalam kegiatan penebaran benih ikan lele dengan sistem kolam terpal di Balai Padukuhan Ledoksari, Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.
Kegiatan budidaya lele ini merupakan bagian dari strategi pemanfaatan lahan terbatas agar tetap produktif dan bernilai ekonomi. Sistem kolam terpal dipilih karena relatif mudah diterapkan, efisien dalam penggunaan air, serta tidak memerlukan lahan luas, sehingga cocok dikembangkan di kawasan permukiman warga.
Sinergi TNI dan Masyarakat
Serda Waskuadi menyampaikan bahwa pendampingan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap kemandirian pangan masyarakat di wilayah binaan.
“Kami sangat mendukung inisiatif budidaya lele sistem terpal ini. Selain sebagai sumber protein hewani yang terjangkau bagi warga, kegiatan ini juga berpotensi meningkatkan ekonomi rumah tangga jika dikelola dengan serius,” ujar Serda Waskuadi.
Budidaya lele dinilai memiliki potensi ganda, tidak hanya sebagai sumber protein hewani yang terjangkau bagi warga, tetapi juga sebagai peluang peningkatan pendapatan rumah tangga apabila dikelola secara berkelanjutan. Selain melakukan penebaran benih secara simbolis, Babinsa juga berdiskusi dengan pengelola kolam mengenai teknis pemeliharaan, mulai dari manajemen pakan hingga pengendalian kualitas air, guna menekan angka kematian bibit dan memaksimalkan hasil panen.
Terpisah, Danramil 01/Wonosari menegaskan pentingnya peran Babinsa sebagai penggerak dan pendamping masyarakat dalam setiap program pembangunan desa, termasuk di sektor pertanian dan perikanan. Kehadiran Babinsa diharapkan mampu mendorong partisipasi warga serta memastikan program berjalan berkesinambungan.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga Padukuhan Ledoksari. Mereka berharap budidaya lele sistem kolam terpal dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nabati dan hewani di tingkat lokal.
30+ Comments
Post a comment