• Rabu, 4 Mar 2026
TMMD Reguler ke-127 di Kalurahan Salam, Patuk, Gunungkidul, fokus membangun jalan rabat beton, talud, rehab balai padukuhan, RTLH, serta penyuluhan kebangsaan, kesehatan, dan kebencanaan.

Kodim 0730/Gunungkidul kembali melaksanakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang dipusatkan di Kalurahan Salam, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Program terpadu lintas sektoral ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan infrastruktur desa sekaligus memperkuat gotong royong warga bersama TNI dan pemerintah daerah.

TMMD ke-127 secara resmi dibuka pada Selasa (10/2/2026) melalui upacara pembukaan di Padukuhan Tosari, yang dipimpin Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa TMMD mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, yang dimaknai sebagai panggilan untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Tema ini dimaknai sebagai panggilan jiwa untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, mengingat desa merupakan pondasi kekuatan bangsa dan pusat kemajuan ekonomi serta kesejahteraan sosial,” kata Endah.

Menariknya, sebelum pembukaan resmi, Kodim 0730/Gunungkidul sudah lebih dulu menggelar Pra-TMMD pada Minggu (18/1/2026). Kegiatan tersebut ditandai doa bersama dan tasyakuran yang digelar di lokasi Sumur Bor program Kemenhan 2023 di Padukuhan Tosari, melibatkan Danramil dan personel Koramil Patuk serta warga setempat.

Danramil Patuk menjelaskan Pra-TMMD dilakukan untuk mengantisipasi kondisi cuaca yang masih memasuki musim penghujan, sekaligus memastikan pengerjaan sasaran fisik dapat berjalan maksimal. “Meski pembukaan TMMD dilaksanakan 10 Februari 2026, namun karena cuaca masih musim penghujan dan membutuhkan waktu yang lama maka pengerjaan sasaran fisik diawali dengan melaksanakan kegiatan Pra-TMMD,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pra-TMMD menjadi langkah penting agar seluruh pekerjaan bisa selesai tepat waktu dan hasilnya sesuai target. “Kegiatan Pra-TMMD ini sangat penting dilaksanakan untuk menghasilkan pekerjaan secara maksimal. Sehingga pencapaian dalam program TMMD bisa tepat waktu dan hasilnya sesuai dengan target atau berkualitas,” kata Danramil.

Adapun sasaran fisik utama TMMD meliputi pembangunan cor rabat beton jalan sepanjang 500 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,12 meter, serta pembuatan talud jalan sepanjang 24 meter. Selain itu juga dilakukan rehabilitasi satu unit Balai Padukuhan dan perbaikan satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kalurahan Salam.

“Sasaran fisik utama meliputi pembangunan cor rabat beton jalan sepanjang 500 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,12 meter, pembuatan talud jalan sepanjang 24 meter,” papar Endah.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyasar kegiatan nonfisik melalui berbagai penyuluhan yang dijadwalkan pada minggu ketiga Februari 2026. Materi penyuluhan mencakup wawasan kebangsaan dan bela negara, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), penanggulangan bencana, serta kesehatan dan Keluarga Berencana (KB).

Pelaksanaan TMMD ke-127 didukung anggaran total Rp300 juta, yang bersumber dari APBD Provinsi DIY Rp75 juta dan APBD Kabupaten Gunungkidul Rp225 juta. Personel yang terlibat mencakup 40 anggota TNI, 10 anggota Polri, 20 orang dari OPD, serta keterlibatan aktif 40 warga masyarakat setiap harinya.

Danramil Patuk berharap masyarakat ikut berkontribusi agar program berjalan lancar sekaligus memperkuat kebersamaan. “Kami berharap masyarakat turut berkontribusi. Sehingga dalam kegiatan program TMMD, kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kokoh untuk bersama-sama memajukan pembangunan wilayah guna kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Salam Asmuni menyampaikan apresiasi atas terealisasinya program TMMD di wilayahnya. Ia menyebut program ini merupakan hasil usulan yang didukung penuh oleh pemerintah daerah dan Kodim. “Terima kasih kepada Bupati Gunungkidul, Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Kepala DPMKP2KB Kabupaten Gunungkidul, dan Koramil Patuk yang telah merealisasikan usulan kami terkait program TMMD Tahun Anggaran 2026,” kata Asmuni.

Ia menegaskan warga Kalurahan Salam siap mendukung kelancaran kegiatan. “Selain untuk meningkatkan semangat kegotong-royongan, warga masyarakat dan pemerintah Kalurahan Salam juga siap membantu dan mendukung kelancaran dan suksesnya program sinergi antara Kodim dan Pemkab Gunungkidul,” pungkasnya.

30+ Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *