• Rabu, 19 Agu 2026
Kodim 0730/Gunungkidul terus memperluas program sumur bor untuk mengatasi kekeringan. Hingga 2026, sebanyak 18 titik sumur telah memberi manfaat bagi 7.012 warga.

gunungkidul.net – Upaya mengatasi persoalan kekeringan di Kabupaten Gunungkidul terus dilakukan secara berkelanjutan. Melalui Program TNI AD Manunggal Air, Kodim 0730/Gunungkidul bersama berbagai mitra terus membangun sarana penyediaan air bersih untuk membantu masyarakat di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses air.

Komandan Kodim 0730/Gunungkidul Letkol Inf. Alfian Yudha Praniawan mengatakan pembangunan sumur bor menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama saat musim kemarau. Menurutnya, akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari warga.

“Untuk penerima manfaatnya di tahun 2025 dan 2026 itu ada sekitar 1.920 KK atau sekitar 7.012 jiwa,” ujar Dandim saat dihubungi pada Senin (3/8/2026).

Berdasarkan data Kodim 0730/Gunungkidul, pada 2025 telah dibangun delapan titik sumur bor yang menjangkau 744 kepala keluarga atau 3.077 jiwa. Sementara pada 2026 pembangunan diperluas menjadi 10 titik sumur bor dengan penerima manfaat mencapai 1.179 kepala keluarga atau 3.935 jiwa. Secara keseluruhan, sebanyak 18 titik sumur bor telah dibangun dan memberikan manfaat bagi ribuan warga yang tersebar di berbagai wilayah Gunungkidul.

Dandim menjelaskan, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, salah satunya PT SGF yang selama ini turut mendukung pembangunan sumur bor di wilayah Gunungkidul.

“Kemudian untuk ke depannya kita perlu meningkatkan. Bahwasanya untuk pembuatan ini kita juga nanti mengajak teman-teman yang ingin membantu untuk melaksanakan kegiatan pengeboran sumur seperti Surya Group Foundation ini,” katanya.

Menurut Dandim, pembangunan sarana air bersih bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah yang rentan mengalami kekeringan. Ia berharap semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaat dari program tersebut.
“Jadi 17 Agustus nanti bukan hanya Indonesia merdeka, tetapi juga masyarakat Gunungkidul merdeka dari kekurangan air. Terima kasih,” pungkasnya.

30+ Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *